“Semoga ini segera berubah seiring pemulihan industri film yang sedang digiatkan kembali,” kata Gusman.
Yuniayu salova pemeran tokoh kuntilanak mengatakan, peran horor menjadi hal yang baru untuk mengasah kemampuan aktingnya, peran tersebut dinilai gampang susah, sehingga harus menguras seluruh kemampuan aktingnya.
“Tokoh horor hal baru bagi saya dan ada tantangan tersendiri. Saya mempunyai artis panutan horor yaitu Suzana, jadi saya berusaha menjiwai tokoh kuntilanak berdasarkan fim yang saya lihat di film Suzana,” jelas Yuniayu.
Persatuan Artis Film indonesia (Parfi) Jabar mengapresiasi film perdana bergenre horor yang diproduksi oleh sineas kota Bandung.
Perwakilan Parfi Jabar Dewi Parta menuturkan, film ini menampilkan seni budaya dan spot syuting yang menjadi daya tarik kearifan lokal.













