“Koperasi bukan hanya tentang simpan pinjam, melainkan wadah kolektif yang harus mampu menjawab tantangan zaman. Dengan kapasitas yang kuat, jejaring kolaborasi yang luas, serta pemanfaatan teknologi digital, koperasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus pemain dalam pasar modern,” ujar Lilis
FGD ini dihadiri narasumber lainnya Prof. Dr. Agus Ahmad Safei, M.Ag, dan Dr. Trida Gunadi, M.Si. FGD juga menghadirkan perwakilan praktisi perbankan PT. Bank BJB, Tbk , yang berbagi informasi tentang Strategi Perluasan Akses Pembiayaan untuk Meningkatkan Permodalan Koperasi. Hadir pula para Praktisi dan Pelaku Koperasi dari Mitra Malabar, PT USSI, dan Koperasi Pondok Pesantren Al- Muhajirin
Sementara Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat , Dr. Supriadi, SH.MH., mengatakan bahwa perkembangan koperasi saat ini semakin menggembirakan dan Bersiap menuju perubahan baru dalam tata kelola koperasi yang modern, sehat, siap bersaing dengan berbagai strategi agar koperasi siap level up Hingga kini, jumlah koperasi di Indonesia mencapai jutaan unit, tetapi hanya sebagian kecil yang benar-benar aktif dan produktif.












