“Kegiatan ini kita dukung untuk terus dilakukan berkesinambungan karena baik secara langsung ataupun tidak dari kecintaan terhadap budaya tersebut makan akan tumbuh regenerasi praktisi angklung yang bisa lebih inovatif lagi dan bisa mengkolaborasikan dengan berbagai jenis musik,” ujarnya.
Wina mendukung hadirnya beragam kegiatan yang bisa mengembangkan angklung dalam ragam generasi, dimulai sejak usia dini.
“Alhamdullilah angklung merupakan warisan budaya Jawa Barat, yg mempunyai keunikan tersendiri bahkan angklung sudah menjadi bagian warisan yang akui UNESCO. Semoga ke depannya festival-festival sejenis bisa terus terselenggara dalam rangka memajukan seni dan budaya di Kota Bandung khusunya,” tuturnya.**













