“Kita berharap Kawasan Tugu Koperasi dapat menjadi ikon baru di Kota Tasikmalaya, sekaligus menjadi landmark dan ruang publik bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda, Gen Z, dan milenial,” ujar Ferry.
Menurutnya, kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi pusat kebudayaan, ruang edukasi, sekaligus pusat aktivitas ekonomi yang mampu mempertemukan nilai sejarah dengan dinamika pembangunan masa kini.
Ferry menegaskan, revitalisasi Tugu Koperasi merupakan bagian dari upaya mengonsolidasikan kembali gerakan koperasi nasional agar tetap relevan menghadapi tantangan ekonomi modern.
“Kami bersama Kementerian Kebudayaan, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan seluruh pemangku kepentingan akan menjadikan tempat ini bukan hanya situs bersejarah, tetapi titik awal kebangkitan gerakan koperasi dan ekonomi rakyat,” katanya.













