Faizal menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan efisiensi dan modernisasi dalam operasional.
“Di mana hal tersebut membutuhkan lebih sedikit manusia dan lebih banyak implementasi teknologi agar akurasinya lebih tinggi, irregularitas bisa ditekan serendah mungkin dan ujungnya pelanggan happy dan mendapatkan experience yang lebih baik dari pelayanan Pos Indonesia,” imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam transformasi proses dan teknologi, ujungnya harus memberi dampak pada pelayanan untuk pelanggan. Bahwa SPP ini juga akan menjadi show case pelayanan Pos Indonesia.
“Kalau tidak bisa memberikan pelayanan terbaik, maka itu gagal. Ini tahapan penting di proses dan teknologi kita. Ini akan jadi show case bagaimana Pos Indonesia melakukan transformasi dan implementasi dalam teknologi. Secara bertahap kita akan jadikan ini sebagai percontohan di SPP lainnya,” tegasnya.













