“Kami hadir disini ingin mendengarkan orasi politik Fachrul Razi, karena dinilai vokal di Jakarta yang pernah menyampaikan pendapatnya tentang Aceh dan dengan lantang dan berani mengibarkan bendera bintang bulan dan hal tersebut membuat Fachrul Razi diperhitungkan oleh pemerintah pusat,” jawab undangan yang hadir dalam silaturahmi dan orasi politik Fachrul Razi.
Fachrul Razi juga menghimbau, agar masyarakat tidak terjebak dengan money politik yang mencoba menyogok rakyat dengan uang seratus ribu namun masyarakat tetap miskin selama lima tahun. “Rakyat sudah cerdas, bantuan uang atau paket kementerian yang di berikan oleh caleg bukan berasal dari uang pribadi caleg tapi uang negara, itu bagian dari korupsi politik,” tegas Fachrul Razi.
Fachrul Razi juga mengatakan bahwa, Aceh membutuhkan wakil Aceh yang lebih berani dan vokal dalam memperjuangkan implementasikan MoU Helsinki.












