Penertiban penggunaan trotoar menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penataan. Trotoar yang sebelumnya digunakan untuk parkir kendaraan, berdagang secara tidak tertib, atau aktivitas lain di luar fungsi utamanya, ditata kembali agar dikembalikan kepada pejalan kaki. Penataan ini dilakukan melalui kebijakan, pengawasan dan penegakan aturan secara proporsional dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat.
Penyesuaian drainase dan utilitas juga menjadi bagian penting dalam penataan trotoar. Saluran air diperbaiki untuk mencegah genangan, sementara kabel dan pipa utilitas ditata secara rapi dan terpadu guna menjaga keselamatan serta kerapihan ruang publik. Langkah ini penting untuk mencegah kerusakan trotoar berulang dan meningkatkan efisiensi pemeliharaan.










