“AI harus jadi sarana belajar, berkarya, dan berinovasi sehingga lahir generasi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab,” katanya.
4.Bangun Kolaborasi Sekolah, Keluarga, dan MasyarakatPendidikan karakter tidak akan berhasil jika hanya dibebankan ke sekolah. Orang tua, masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan harus bersinergi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.Pengawasan konsisten, komunikasi harmonis, dan keteladanan sehari-hari akan memperkuat karakter peserta didik. Kolaborasi ini menjadi ikhtiar bersama mencegah perilaku menyimpang termasuk aksi begal.
Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Emas 2045
Rusdiana menegaskan, sekolah bukan hanya tempat transfer ilmu. Sekolah adalah pusat pembentukan akhlak, nilai kemanusiaan, dan peradaban.”Kemajuan AI hanya akan menjadi rahmat apabila dibimbing karakter kokoh, empati mendalam, etika digital bertanggung jawab, serta kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan,” pungkasnya.













