“Saya juga sering baca di group whatsapp pimpinan. Camat itu melapor ke kita dalam bentuk video, foto, dan lain sebagainya. Mereka melakukan hal yang sama (monitoring uji coba PTMT),” katanya.
Ema pun menilai, secara umum sekolah-sekolah sudah sangat siap, hanya saja ada yang membedakan. Misalnya, ketersediaan air di toilet, dan fasilitas cuci tangan yang kran airnya kurang deras.
Di SDN 206 Putraco Indah, Ema menilai masih banyak kekurangan seperti fasilitas cuci tangan yang sedikit dan toilet yang kurang memadai, serta ruang isolasi dengan ventilasi yang minim.
“Tadi saya lihat di sini (SD Gagas Ceria) airnya ada. Tapi saya inginnya mengalir lebih deras, tinggal menambah pompa saja supaya air mengalir lebih cepat,” katanya.
“Saya juga ingatkan dalam proses pembelajaran itu, ventilasi dibuka semua, tapi saya liat prakteknya sudah dilaksanakan. AC juga tidak boleh dijalankan,” pesannya. (Cut Salsa)













