Sementara, pada kategori tokoh partai politik, Airlangga justru masuk dalam tiga besar capres yang meriah dukungan 9,3 persen setelah Agus Harimurti Yudhoyono yang meraih 11,8 persen,
dan Prabowo Subianto 29,2 persen.
Menurut Dedi, elektabilitas yang diraih Airlangga tersebut tidak terlepas dari posisi Airlangga sebagai ketum di kabinet Jokowi yang paling tenang, tidak membuat gaduh. “Sehingga dipercaya jokowi, kemudian berimbas pada elektabilitasnya yang kompetitif. Dengan elektabilitasnya itu, Airlangga sudah seharusnya Nyapres sendiri,” katanya.
Sebagai informasi, survei tersebut menggunakan metode multistage random sampling, margin of error 2,90 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (Red).













