“Kami melakukan pembersihan 3-4 kali di hari aktif oleh tim internal kami sendiri. Kelompok kami terdiri dari sekitar 7-8 orang yang terlibat dalam setiap kegiatan ini, bersama-sama dengan komunitas pecinta lingkungan serta mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya seperti Unair, ITS, dan UPN Surabaya, melalui kerjasama MoU yang telah kami lakukan.”
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa dari ITS, sampah yang terkumpul di kawasan pesisir Ekowisata Mangrove Wonorejo mencapai angka yang mengejutkan.
“Pada posisi ketinggian air 2,7 meter, jumlah sampah yang terkumpul mencapai 1,2 ton. Jika dikonversi, jumlah ini setara dengan 60-70 karung sampah yang terkumpul setiap harinya,” ujar Devid.
Namun, permasalahan sampah tidak hanya berdampak pada estetika lingkungan, tetapi juga pada kelangsungan hidup mangrove di kawasan tersebut.













