Dalam acara ini, DWP Bakamla RI bergabung dengan sejumlah instansi pemerintah dan masyarakat untuk mendukung program pemberdayaan UMKM yang diinisiasi oleh Jalasenastri dan mitra UMKM lainnya. Ny. Yuanita Irvansyah menyampaikan bahwa partisipasi DWP Bakamla RI dalam Jala Fair 2025 adalah wujud nyata komitmen untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
“Melalui partisipasi di Jala Fair 2025, kami berharap dapat memperkenalkan Bakamla RI secara lebih luas kepada masyarakat memperkuat kolaborasi dengan UMKM, melestarikan budaya nusantara, serta mendukung peran perempuan dalam perekonomian nasional,” ungkap Ny. Yuanita Irvansyah.
Jala Fair 2025 tidak hanya menjadi ajang pemasaran, tetapi juga platform penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pengembangan ekonomi lokal. Booth yang mengusung nuansa Bali menjadi daya tarik utama sekaligus sarana pelestarian budaya nusantara.












