Alasan ketiga, lanjut Hafid, konsentrasi peredaran uang dan modal berputar di beberapa orang atau perusahaan. Keempat, mayoritas masyarakat Indonesia tidak punya tabungan. Masyarakat kita lapuk dari dalam, hidup dalam belenggu budaya keterbelakangan dan kemelaratan sejak Amandemen UUD 45 empat tahap.
“Itulah kenapa bangsa ini harus cepat diselamatkan,” ujar dia lagi.
Sementara itu, Sekjen Forum Doktor dan Cendekiawan Indonesia, Dr Eliya, M.Pd memperkenalkan Forum Doktor sebagai kumpulan kaum intelektual dan cendekiawan yang terdiri atas profesor, doktor dan magister lintas ilmu dan profesi.
Menanggapi dukungan dari Forum Doktor dan Cendekiawan Indonesia, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan terima kasih. Namun menurutnya, saat ini sudah bukan lagi dalam tataran dukung-mendukung lagi.













