“Dengan melonjaknya permintaan, tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan kesempatan untuk mengeruk keuntungan di tengah penderitaan masyarakat. Mereka bisa mempermainkan suplai dengan harga yang tidak sesuai di pasaran,” katanya.
Dalam kaitan ini, Menteri BUMN, Erick Thohir di Jakarta, Senin (5/7/2021) mengatakan, langkanya oksigen tengah menjadi perhatian pemerintah saat ini. Pemerintah pun tengah putar otak untuk memenuhi tingginya permintaan oksigen itu.
Menurut Menteri BUMN, perusahaan pelat merah tidak memiliki keahlian dalam memproduksi oksigen. Namun, pihaknya akan berusaha mengerahkan fasilitas BUMN untuk membantu distribusi oksigen sehubungan melonjaknya jumlah pasien COVID-19 yang membutuhkan produk tersebut.











