Termasuk memantau terus kondisi lahan yang sudah ditanami benih tersebut, sebab akhir-akhir ini banyak terjadi bencana tanah longsor maupun banjir.
“Tanaman tanaman ini harus betul betul kita jaga, agar dapat memberikan manfaat. Jika kita mampu mengatur itu semua dengan baik, maka inilah peluang Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kebutuhan stok pangan kita masih aman terkendali,” ungkap Gubernur.
Kapolda menambahkan bahwa, selain di Desa Candirejo, saat ini seluruh Polres jajaran Polda Jateng turut melaksanakan kegiatan penanaman secara serentak di masing-masing wilayahnya.
“Polda Jateng merespon program ketahanan pangan pemerintah dengan menanam jagung serentak, demi menghadapi ujian ekonomi dunia di tahun 2023,” ujar Kapolda.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kajati Jateng, I Made Suanarwan, Bupati Kab. Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H, M.H, serta seluruh pejabat Forkopimda Jateng. (Red/Pendam IV/Dip).











