“Kami sangat menghargai kontribusi Kodim 0806, terutama Babinsa yang selama ini telah banyak mendampingi petani di lapangan. Kolaborasi ini terbukti mampu menumbuhkan semangat petani dan mempercepat capaian hasil produksi,” ujar Imam.
Lebih lanjut, Imam menjelaskan bahwa, ke depan pihaknya akan terus membuka ruang kerja sama yang lebih luas, termasuk pengembangan pertanian organik, optimalisasi lahan tidur, dan penguatan cadangan pangan lokal sebagai antisipasi kondisi darurat.
Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas rencana implementasi pelatihan pertanian berbasis teknologi modern, pendampingan distribusi pupuk secara efisien, hingga sistem pengawasan hama dan penyakit tanaman yang melibatkan peran Babinsa di lapangan.
Kunjungan kerja ini tidak hanya memperkuat sinergitas, namun juga menjadi simbol kolaborasi nyata antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan strategis nasional dari akar rumput. Dalam konteks Trenggalek, peran Kodim 0806 semakin terasa tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak kesejahteraan rakyat melalui penguatan sektor pangan.










