“Kegiatan ini membuka wawasan kami bahwa pencegahan narkotika bukan hanya menjadi tugas pemerintah atau BNN, tetapi juga menjadi tanggung jawab mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat. Sebagai mahasiswa komunikasi, kami melihat bahwa, pesan tentang bahaya narkotika harus disampaikan dengan cara yang dekat dengan generasi muda. Media sosial, organisasi mahasiswa dan lingkungan pertemanan dapat menjadi ruang untuk menyebarkan pesan positif tersebut,” ujarnya.
Rosita menilai, keberadaan mahasiswa sebagai penggiat P4GN dapat menjadi penghubung antara pesan pencegahan yang disampaikan BNN dengan lingkungan sebaya di perguruan tinggi. “Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, kami tidak hanya menjadi peserta, tetapi benar-benar bisa menjadi penggiat P4GN dan bagian dari Sobat ANANDA Bersinar yang membawa pesan hidup sehat tanpa narkoba di lingkungan kampus,” ujarnya.













