“Kami segera menuju lokasi setelah mendapat laporan warga. Hujan deras menyebabkan tanah menjadi labil, hingga akhirnya longsor menghantam bagian belakang rumah Pak Joko,” tutur Serda Mujianto penuh kepedulian.
Meskipun tak ada korban jiwa, insiden ini menjadi pengingat kuat akan pentingnya kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang kian tak menentu. Potensi longsor susulan masih mengintai dan sinergi antarwarga serta aparat terus digalang demi keselamatan bersama. Pemantauan terhadap kondisi tebing dan wilayah rawan longsor kini menjadi prioritas.
Lebih dari sekadar membantu, kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam penanganan bencana menunjukkan bahwa, TNI dan Polri bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga sahabat rakyat dalam setiap cobaan. Aksi nyata mereka meneguhkan bahwa solidaritas bukan sekadar kata, tapi perbuatan yang menyentuh hati.













