Berbeda dari narasumber lain, orangtua siswa tersebut mengatakan pada wartawan bahwa, terkait dugaan penggelapan dana pip ada sejumlah siswa yang semestinya menerima dana bantuan PIP tetapi tidak menerima/tidak diberikan sehingga menilai segala bentuk bantuan kepada siswa pihak sekolah tidak terbuka/tidak transparan diduga ada oknum pihak sekolah memperkaya diri sendiri.
Ketika bulan lalu kepala sekolah SMPN 3 Sukanegara, Adin Suryadin di konfirmasi diruang kerjanya terkait dugaan penyelewengan Dana PIP. Kepala Sekolah mengatakan bahwa, ia siap bertanggungjawab, siapa saja nama nama siswa yang tidak mendapatkan PIP tapi tidak diberikan oleh pihak sekolah dan ia pun berdalih akan meminta datanya terlebih dahulu.
“Nanti saya akan bayar dan para orang siswa (red-masyarakat) bisa datang langsung ke sekolah karena saya selaku kepala sekolah sudah diverifikasi oleh Kabid SMP dari Dinas dan pihak sekolah sendiri sudah didatangi oleh kepala desa Sukakarya karena adanya aduan dari para orang tua siswa,” terang Kepala Sekolah SMPN 3 Sukanegara.











