Kentrung Gaul merupakan produksi dari Dramalab Indonesia yang di motori oleh Zoex Zabidi dan Elika dan didukung oleh para pelaku teater.
“Ini merupakan upaya kami dalam mencari bentuk pertunjukan yang mengadopsi kearifan lokal. Dan kentrung menjadi pilihan karena di kota wali ini tidak ada penerusnya,” papar Elika dari Dramalab Indonesia.
Beberapa lakon sudah disiapkan oleh Kentrung Gaul, diantaranya gempur rokok ilegal, jangan membully sesama dan menjadi pemilih cerdas.
“Kedepan kami siap bekerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta untuk menjadi corong propaganda program yang diinginkan,” imbuh Elika.
“Setidaknya apa yang dilakukan oleh Dramalab Indonesia dengan Kentrung Gaul ini, dapat menambah kegairahan berkesenian di Kota Demak,” pungkas Elika. (Red/SJ/12).













