“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu warga Desa Wanaraja dalam mencapai kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Ini juga merupakan salah satu bentuk nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Ketua Tim PKM USB YPKP Bandung, Dr Nenny Hendajany, S.Si., S.E., M.T.
Selain pelatihan, program Harum Madu Plus juga melibatkan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan warga dapat mengimplementasikan ilmu yang telah mereka dapatkan. Tim PKM berencana untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna melihat perkembangan program dan memberikan bantuan teknis jika diperlukan.
Dalam acara tersebut, Tim PKM USB YPKP mengundang dua orang pakar pertanian pupuk organik M Dimyati S.Ag sebagai pelatih pupuk organik dan Pajar Hambali sebagai pelatih budidaya anggur yang bekerja sama dengan Tim PKM Universitas Sangga Buana, juga berkesempatan memberikan materi tentang teknik pertanian ramah lingkungan. Kehadirannya memberikan inspirasi tambahan bagi para peserta untuk terus berinovasi dalam pengelolaan lahan mereka.













