Dalam rekomendasi itu juga mereka berharap isu LGBTQ bisa dimasukkan sebagai materi ancaman terhadap negara selain masalah korupsi, selain masalah narkoba, selain masalah judul, pinjol, dan juga lainnya.
Edwin menjelaskan, LGBTQ di Indonesia merupakan bagian daripada proxy war. Materi terkait geopolitik di PPNK kali ini juga menyinggung peran beberapa negara seperti, Rusia, Amerika, Cina, dalam memandang keberadaan LGBTQ.
“Kami juga perlu menyampaikan bahwa Rusia sudah mengeluarkan undang-undang melarang LGBT ini di negara mereka. Bahkan menyampaikan LGBT merupakan bagian daripada ekstremisme. Yang bisa mengancam kedaulatan, bisa mengancam tatanan yang ada di negara mereka,” tutur Edwin.
Agen Perubahan
Gubernur Lemhanas RI, TB. Ace Hasan Syadzily berpesan kepada para alumni PPNK agar menjadi agen perubahan bagi bangsa. “Saya punya harapan besar kepada para alumni PPNK Angkatan Ke-221 untuk menjadi agen bagi perubahan bangsa. Tidak ada lagi fase yang akan mengubah bangsa kita kecuali eranya sekarang ini,” ujarnya.













