Padahal kalau dibangunkan jalan produksi menuju pusat pertanian itu, barangkali akan meningkatkan nilai tukar petani, ini semestinya juga dipikirkan secara matang harus ada koordinasi antara dinas pertanian dengan dinas BM. “Ini akan menjadikan petani kita tetap bersemangat untuk jadi petani kalau enggak, apa untungnya jadi petani yang ada rugi. kalau udah sampai pada kesimpulan seperti itu, kita nggak bisa lagi berharap kemudian orang bersedia menjadi petani.” Sesalnya.
Jalur JTS (jabar Tengah Selatan) ini akan membentang sepanjang 321,26 kilometer dari barat ke timur, di antara Jalur Tengah dan Jalur Pantai Selatan Jabar. Mulai dari Sukabumi hingga Pangandaran.
“Jarak antara Jalur Pantai Selatan dengan Jalur Tengah itu sekitar 75 sampai 100 kilometer. Yang membuat masyarakat di jalur tengah ini mau ke Jalur Tengahnya Jabar jauh, mau ke Jalur Selatan jauh. Hal ini yang menstimulan Komisi IV DPRD Jabar mendorong percepatan pembangunan jalur JTS ini,” ujarnya.













