
Dukungan pada upaya Pemkot Bandung dalam menangani pandemi juga disampaikan oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha. Walau demikian, ia berharap akurasi dan validasi data dari hasil pengukuran alat kesehatan pemeriksa covid-19 dapat terus ditingkatkan.
Sebab, hasil tes Covid-19 kepada warga akan menentukan langkah kebijakan penanganan paling tepat dari Pemkot Bandung untuk memulihkan setiap sektor kehidupan masyarakat.
“Kami mendorong agar akurasi dan validasi data dari hasil pemeriksaan Rapid tes antigen maupun swab tes harus menjadi perhatian dari Pemkot Bandung. Sebab, dalam beberapa kasus, terjadi bahwa adanya kondisi dimana seseorang, bahkan saya sendiri, saat di cek swab tes dinyatakan negatif, tapi saat mengikuti swab tes di kesempatan yang lain, tiba-tiba positif, padahal rentang waktu antara tes pertama dan kedua hanya berselang 3-4 hari,” ujarnya.













