“Sebanyak 100 SPPG untuk 150,000 penerima manfaat harus segera direalisasikan, untuk itu sebagai PEMDA Lombok Timur bersama Anggota DPRD Lombok Timur akan melakukan support untuk mempersiapkan kebutuhan MBG ini dan mengakomodir para masyarakat untuk andil dalam menjadi Supplier bahan makanan,” ucap Edwin Hadiwidjaya.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Prokerma BGN Lalu Muhammad Iwan memaparkan berbagai hal terkait dengan visi dan misi program BGN. Salah satunya yakni mengenai persyaratan dan mekanisme pemberian MBG.
“Setiap dapur MBG dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG bekerja sama dengan seorang ahli gizi dan akuntan untuk memastikan pengawasan terhadap kualitas gizi dan kelancaran distribusi makanan. Termasuk 45 – 46 petugas memasak makanan,” ucap Lalu Muhammad.










