Lebih dari sekadar penghubung antar Desa, akses jalan tersebut diharapkan juga mampu meningkatkan efektivitas kegiatan warga sehari-hari.
“Sekarang, dari jalan yang akan dirabat menuju jalur utama Pacitan–Ponorogo masih berjarak sekitar 13 kilometer. Nanti setelah dirabat, hanya sekitar 5 kilometer,” ungkapnya.
Untoro berharap, pembangunan ini bisa memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa, TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan.
“Selain mempercepat pembangunan infrastruktur, tujuan utama TMMD yang akan kita laksanakan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Desa Petungsinarang dan sekitarnya,” sebutnya. (Red).












