Masih menurut Agus Sudarmono, akibat kejadian tersebut menyebabkan sebanyak 10 hektar tanaman padi yang baru saja ditanam terendam air. “Petani merugi karena banyak tanaman padi yang terendam dan sampah memenuhi areal persawahan Dukuh Duwet, Desa Bancar hingga persawahan Desa Bediwetan,” ungkap Kades Bancar.
Atas terselenggaranya karya bakti tersebut, Kepala Desa Bancar mewakili seluruh masyarakat meyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pembenahan tanggul jebol tersebut. “Terimakasih kepada Pemkab Ponorogo melalui BPBD yang langsung memberi bantuan sak untuk pencegahan sementara tanggul jebol kemarin serta mendatangkan alat berat pagi ini,” terangnya. (Red/MdC 0802/Muh Nurcholis).











