“Ada efek percepatan jarak tempuh. Dulu kita sebelum adanya tol dari Cirebon ke Bandung itu lima jam. Kemudian tiga jam setelah adanya tol Cipali, kemudian satu setengah jam setelah ada Cisumdawu,”jelas Imron.
Dengan adanya percepatan jarak tempuh tersebut dikatakan Imron, berdampak padatnya lalulintas di wilayah Cirebon pada setiap hari libur.
Ia pun berharap Dishub Kabupaten Cirebon dapat segera mengatasi kepadatan kendaraan di ruas jalan kabupaten.
“Kami berharap kepada dishub, menertibkan agar transportasi ini berjalan dengan lancar, kepadatan orang-orang dari Jakarta maupun Bandung,” ujarnya. (*)











