Bagian dari upaya serius dalam mengolah tradisi sebagai ruang dialog budaya tanpa melepaskan nilai etika dan identitas lokal.
Para penonton, seperti Kang Uje Gemoy dan Bapa Robby dari Karawang, menyatakan rasa bangga dan senang atas pencapaian LSWG Putra Giriharja 3.
“Kami berangkat dengan 5 kendaraan perwakilan dari berbagai komunitas pencinta wayang golek,” katanya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Bos Datuk dari Cikarang Bekasi menyoroti fasilitas Gedung YPK yang bersih, tertata rapi dan keramahan pengelolanya.
“Saya dan rombongan datang dari sore hari, kami dipersilahkan masuk meskipun acara dimulai di malam hari,” tuturnya.
Begitu juga, Baraya Ngampar Jawa Barat yang dipimpin oleh Kang Saprol dari Subang juga menyatakan rasa senang bisa silaturahmi dengan para pecinta seni budaya dari berbagai daerah.













