Namun demikian, Dr. Meiliyah juga menyoroti sejumlah tantangan yang sering dihadapi UMKM dalam mengadopsi sistem ERP, seperti biaya awal yang relatif besar, literasi digital yang masih rendah, serta resistensi terhadap perubahan sistem kerja.
Untuk mengatasi hal tersebut, ia merekomendasikan solusi bertahap seperti pemanfaatan ERP berbasis cloud yang lebih terjangkau, penyelenggaraan pelatihan digital secara berkelanjutan, serta pendampingan adaptasi sistem sesuai kebutuhan masing-masing usaha.
Di akhir sesi, Dr. Meiliyah menegaskan bahwa, penerapan ERP merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi UMKM Indonesia.
Digitalisasi melalui ERP tidak hanya meningkatkan efisiensi dan akurasi laporan bisnis, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan daya saing, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital masa depan.













