Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Rusdiana Menambahkan, dalam dimensi sosiologis horizontal, puasa adalah kawah candra dimuka orang-orang yang beriman dalam melatih diri untuk lebih peduli dengan kondisi sosial orang lain. Pengalaman diri dengan tidak makan, minum, dan merasakan lapar adalah bentuk latihan fisik dan psikis agar bisa merasakan bagaimana rasanya saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan sekadar hanya untuk makan dan minum.
“Kedua, dimensi puasa ini, selanjutnya akan menjadi indikator keberhasilan puasa, yang kemudian juga akan terlihat usai Ramadhan. Kita bisa lihat nanti setelah madrasah Ramadhan ini, apakah akan menjadi lulusan yang memiliki kesalihan spiritual dan sosial melalui puasa yang berkualitas? Atau apakah akan sama saja bahkan malah mengalami kemunduran spiritual dan sosial karena puasa yang hanya sebatas formalitas? “ ujarnya.













