• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, Februari 2, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Diganggu Musuh, TNI dan Tentara Australia Balas Tembakan dalam Latihan Super Garuda Shield

Diganggu Musuh, TNI dan Tentara Australia Balas Tembakan dalam Latihan Super Garuda Shield

kris by kris
5 September 2023
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Jatim – Prajurit TNI dari Batalyon Infantri R 515/UYT Kostrad dan Pasukan Australia dari satuan 1st Armored Regiment RAAF Base Eidenburgh  yang tergabung dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS ) 2023, menggelar latihan Field Training Exercise (FTX), bertempat di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Baluran Asembagus Situbondo  Jawa Timur. Senin (4/9/2023).
Pelaksanaan latihan Field Training Exercise ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dan mengasah naluri tempur prajurit dari kedua negara.
Adapun materi yang diaplikasikan pada latihan ini adalah bagaimana cara mengatasi gangguan pada saat sedang melaksanakan patroli.
Dalam pelaksanaan aplikasi taktik pertempuran ini diskenariokan setelah para peserta latihan melaksanakan beberapa tahap latihan yakni melaksanakan gerak maju dari daerah persiapan, kemudian saat pelaksanaan patroli mendapatkan gangguan dari pihak musuh.
Langkah selanjutnya setelah mendapatkan tembakan dari lawan, para prajurit menghilang kemudian mencari perlindungan dilanjutkan membalas tembakan.
Sambil menembak, para prajurit bergerak maju sambil menekan musuh. Setelah melewati pangkal serangan dan masuk jarak serbuan diteruskan melaksanakan serangan dan diakhiri dengan konsolidasi
Sistem latihan FTX kali ini menggunakan force on force atau pasukan sendiri  dengan penimbul situasi atau bulsi. Sementara alat utama sistem senjata yang terlibat antara lain 2 Helly bell 412, 1 Helly Apache, 2 Tank Leopard TNI, 4 Abram Australia, 3 Apache US dan 2 Black Hawk.

BeritaTerkait

Tinggal Enam Korban Longsor Cisarua yang Belum Ditemukan

2 Februari 2026

Lanal Bintan Dukung Ketahanan Pangan Melalui Kegiatan Panen Perdana Padi Gogo, Perkuat Sinergi TNI–Masyarakat

2 Februari 2026
Previous Post

Purnatugas sebagai Gubernur Jabar, Ridwan Kamil: Lega dan Fokus Keluarga

Next Post

Bey Machmudin Akan Teruskan Kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul dengan Amanah

Related Posts

Ekonomi

Tinggal Enam Korban Longsor Cisarua yang Belum Ditemukan

2 Februari 2026
TNI-POLRI

Lanal Bintan Dukung Ketahanan Pangan Melalui Kegiatan Panen Perdana Padi Gogo, Perkuat Sinergi TNI–Masyarakat

2 Februari 2026
TNI-POLRI

Pos TNI AL Meulaboh Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir di Kabupaten Tamiang

2 Februari 2026
TNI-POLRI

Cari Bibit Atlet Karate, Lanal Banjarmasin Gelar Kejuaraan Karate Lemkari Kalsel II

2 Februari 2026
TNI-POLRI

Lanal Bintan Dukung Pembentukan Satgas Penanggulangan Konflik Manusia dan Satwa Liar, Perkuat Sinergi Keamanan Lintas Sektor

2 Februari 2026
TNI-POLRI

Personel Pangkalan TNI AL Bandung Gelar Sholat Ghaib, Zikir, dan Doa Bersama Untuk Korban Longsor di Kabupaten Bandung Barat

2 Februari 2026
Next Post

Bey Machmudin Akan Teruskan Kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul dengan Amanah

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021