Kemudian GS dan ST pun mencoba untuk menghidupkan sepeda motornya kembali dan mencoba untuk pergi, namun lagi-lagi mereka terjatuh.
Akhirnya MT pun memanggil mereka dengan berteriak “Woi, Woi, Mau Kemana Kalian” sebut MT, dan saat itulah warga sekitar yang mengetahui, datang dan meneriaki keduanya dengan maling, hingga akhirnya ada sebagian warga yang melintas memukulinya.
Salah satu warga berinisial ABM yang diketahui penduduk setempat yang rumahnya persis bersebelahan dengan ladang pohon sukun mengatakan kalau pohon sukun itu bukan milik GS dan ST, dan kedua orang tersebut juga bukan warga setempat.
“GS dan ST itu bukan warga disini, mereka sering mengambil buah sukun di ladang itu, dan ladang itu dulunya milik orang sunda, mereka dulu tinggal disini karena punya usaha buat kue lapis legit,” ucapnya saat dihubungi via sambungan Whtasappnya.












