Dijelaskannya, tentunya sejarah mencatat dulu antara Ibu Megawati dan Bapak Hamzah Haz dan sebagainya, bukan hal baru Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Karena Mertua Ganjar adalan Mantan Ketua DPC PPP dan Istri Ganjar adalah cucu dari ulama yang karismatik. “Di Pemilu 2024 nanti PPP DKI punya pekerjaan rumah yang cukup berat, karena ingin mengembalikan kejayaan masa lalu. PPP DKI pernah mendapatkan 10 kursi di DPRD DKI Jakarta, tahun kemarin hilang 9 kursi diambil sama partai lain,” ujarnya.
“Dengan adanya sosok Ganjar sebagai calon Presiden dari PPP, kami yakin suara PPP DKI akan naik dan jaya kembali,” imbuhnya.
Menurut Akhmad Lafranta, sosok Ganjar itu punya karakter, loyalitas dan integritas yang luar biasa. “Walaupun Ganjar banyak yang menawarkan dari partai partai lain, tapi Ganjar punya prinsif dan integritas yang kuat. Tidak seperti calon calon pemimpin lain, masih mencla-mencle, oportunis alias gak punya pendirian. Ganjar Presiden, PPP Jaya kembali,” pungkasnya. (Harry A).













