Elly menyebutkan pengrajin yang berpartisipasi dalam Pasar Kreatif Bandung tidak dipungut biaya apapun. Mereka tampil di mal-mal yang ternama. Juga produknya ada terjual. Maka mereka sangat mengapresiasi.
“Kelihatannya ini hanya Kota Bandung saja, belum ada yang lain. Makanya ini satu keberanian karena kita ingin geliat ekonomi di Kota Bandung tetap hadir,” beber Elly.
Pasar Kreatif Bandung diselenggarakan di 9 pusat perbelanjaan ternama, yakni Paris van Java, Bandung Electronic Center, Trans Studio Mall, 23 Paskal, Istana Plaza, Bandung Indah Plaza, Kings Shopping Center, Festival Citylink, dan Cihampelas Walk. Di setiap mal, para pengrajin membuka stand selama 10 hari.
Pemilihan pusat perbelanjaan sebagai tempat diselenggarakannya pameran karena tempat tersebut dinilai paling aman dan paling disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Acara ini juga didukung oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).











