Selain itu, kata Ineu, banyak program yang dilakukan Pemprov Jabar yang harus didukung bukan hanya dalam kredit konsumtif. Tetapi juga kredit kecil menengah produktif seperti yang dicanangkan Gubernur Jabar terus berkembang.
“Masyarakat khususnya di Cianjur dapat merasakan program ini misalnya Kredit Mesra, tetapi program untuk masyarakat pedagang kecil lainnya harus kita dukung,” ucapnya.
Sementara itu pada saat yang sama. Direktur Utama BPR Cianjur, Subardi mengapresiasi dalam pembahasan permodalan BPR Cianjur khususnya, sehingga bisa dipenuhi. Kecukupan modal BPR Cianjur sudah melebihi regulasi minimum 12 persen, saat ini mencapai sebesar 37 persen.
“Hanya saja, kami disini terkendala perluasan jaringan kantor dan tidak dapat melibatkan pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan itu. Termasuk untuk penguatan sumber teknologi informasi tidak bisa bersumber dari dana pihak ketiga,” katanya.












