Republik ini tidak membutuhkan warga yang selalu berkata, “Saya setuju.” Republik ini membutuhkan warga yang berani berkata, “Ini keliru,” ketika hukum disimpangkan, ketika akal sehat disingkirkan, dan ketika kepentingan bangsa mulai dikalahkan oleh kepentingan kekuasaan.
Tugas kita bukan memburu siapa Londo Coklat. Tugas kita adalah memastikan mentalitas Londo Coklat tidak menemukan rumah di dalam diri kita sendiri.
Sebab penjajahan paling berbahaya bukan lagi penjajahan yang merampas tanah air. Penjajahan paling berbahaya adalah penjajahan yang merampas keberanian berpikir.
Ketika rakyat takut berbicara, ketika ilmuwan takut meneliti, ketika wartawan takut bertanya, dan ketika kritik lebih dahulu dihakimi daripada didengarkan, saat itulah republik sedang menghadapi ancaman yang tidak terlihat, tetapi jauh lebih berbahaya daripada musuh yang datang dari seberang lautan.













