Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya berhenti saat panen. Mulai dari masa tanam, pemupukan, hingga penjualan hasil panen ke Bulog, semua dijalani bersama-sama dengan petani. Peran aktif ini turut diakui Ketua Poktan Subur, Nurwianto.
“Bapak Babinsa selalu hadir di setiap proses. Mulai menanam, pemupukan, sampai panen, beliau selalu mendampingi kami dan juga membantu pemasaran hasil panen ke Bulog,” kata Nurwianto.
Program Sergap merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat cadangan beras nasional sekaligus menjaga harga gabah, agar tetap stabil di tingkat petani. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah para petani mempertegas peran TNI sebagai garda depan tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan rakyat.










