“Turnamen ini adalah ruang aktualisasi bagi para atlet untuk mengasah mental, teknik, dan pengalaman bertanding. Ini bukan hanya soal menang-kalah, tetapi bagaimana menciptakan proses pembinaan berkelanjutan,” terang Dandim.
Letkol Roy juga menekankan pentingnya sinergi TNI-Polri dalam mewujudkan stabilitas sosial yang sehat dan dinamis.
“Ajang seperti ini mencerminkan kebersamaan TNI dan Polri dalam mendukung kegiatan positif yang membangun, baik secara fisik, mental, maupun sosial,” tambahnya.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan atraktif dari atlet junior, serta seremoni pemukulan shuttlecock pertama yang menjadi penanda dimulainya kejuaraan. Gemuruh tepuk tangan menggema dari tribun penonton yang dipadati oleh pendukung keluarga atlet, pelajar, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimcam.











