“Tidak hanya di Makam Bung Karno, kegiatan ziarah juga dilaksanakan di makam para mantan Presiden Republik Indonesia lainnya. Ini menjadi bagian dari tradisi TNI untuk mengenang dan menghormati para pendahulu bangsa,” ujarnya.
Menurut dia, kegiatan ziarah nasional tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang kembali sejarah perjuangan bangsa serta nilai-nilai pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu.
“Dari para pendahulu, kita belajar tentang semangat pengabdian, perjuangan, dan kecintaan kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut harus terus kita jaga dan implementasikan dalam mengisi kemerdekaan saat ini,” pungkas Danrem. (Red).













