Danrem kemudian menanyakan perbandingan harga gas elpiji 3 kilogram yang dijual di koperasi tersebut dengan harga di tempat lain.
“Kalau gas elpiji ini, di luar harganya berapa?” tanyanya.
“Ada yang Rp 20 ribu sampai Rp 22 ribu pak. Lumayan Pak Komandan, selisihnya bisa untuk membeli kebutuhan lainnya,” jawab salah seorang warga.
Mendengar penuturan tersebut, Danrem menyambut positif manfaat yang dirasakan masyarakat dari keberadaan Kopdes Merah Putih. Menurut dia, harga kebutuhan yang lebih terjangkau tentu dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.
Interaksi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Danrem untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, sekaligus melihat bagaimana keberadaan Kopdes Merah Putih memberikan manfaat nyata bagi warga. (Red).













