Daniel juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat baik yang Sudah beberapa kali memilih dan terutama kepada pemilih pemula, bahkan kepada pemilih yang sudah memenuhi syarat tapi belum terdata daftarkan diri untuk bisa memilih di saat Pilkada nanti pada saat pencoblosan tanggal 27 November 2024, karena dengan partisipasi masyarakat yang meningkat, itu berarti demokrasi kita juga meningkat. “Itu salah satu indikator keberhasilan kita yaitu partisipasi masyarakat meningkat sehingga lewat Kesbangpol maupun penyelenggara pemilihan dalam hal ini KPU maupun Bawaslu kita tetap bekerjasama untuk tetap berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilihan atau pada Pilkada serentak tahun 2024,” himbaunya.
Dekan Dr Paulus Koritelu juga berharap Pilkada serentak khususnya di konteks Maluku itu bisa berlangsung dengan aman, damai, tapi juga elegan. Ukuran elegasi itu ukurannya adalah sebuah pesta yang terselenggara akan membawa sukacita bagi semua peserta yang ikut dalam pesta tersebut termasuk juga masyarakat yang ada di dalamnya, sebab modal orang Maluku itu luar biasa, ada laut, darat, hutan, udara bahkan bawah tanah juga ada. “Karena itu melalui pesta yang Semarak ini kita berharap akan melahirkan satu pasangan pemimpin, apakah pada konteks Gubernur, Wakil Gubernur maupun Bupati, Walikota dan wakil-wakilnya untuk benar-benar mengakumulasi berbagai kapital yang ada, berbagai modal yang ada Apakah modal agamanya, budayanya, modal sumber-sumber daya ekonomi dan sebagainya,” katanya.













