Dalam kesempatan memberikan sambutan, Danrem 102/Pjg, menyatakan, dalam pelaksanaan parade kali ini, tim harus bekerja lebih optimal untuk menentukan pilihan calon terbaik dan harus berorientasi pada kepentingan organisasi atau lembaga. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu untuk melaksanakan tugasnya sebagai prajurit TNI AD, menjunjung tinggi obyektivitas namun juga harus mempertimbangkan faktor- faktor hasil seleksi sehingga dapat mengambil keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan, dan akuntabel, kita ingin memiliki calon-calon Prajurit potensial serta memenuhi persyaratan yang dapat lulus sampai ditingkat Sub Panpus.
“Selanjutnya saya berharap, pertama, pemilihan agar mengutamakan kualitas calon, namun tetap memperhatikan kuantitas yang diharapkan. Kedua, lakukan pemilihan ini secara jujur, obyektif dan transparan serta perlu juga memperhatikan Putra daerah, KBT, Anak yatim dan Keagamaan selama calon tersebut memenuhi syarat. Ketiga, hindari pengiriman calon yang tidak memenuhi syarat untuk mengikuti Rik/Uji tingkat pusat, akibat kurangnya ketelitian dalam proses pemilihan. Keempat, jaga kerahasiaan dalam pelaksanaan sidang pemilihan, agar kepercayaan calon tetap positif dan obyektif terhadap hasil sidang yang telah diputuskan. Kelima, laksanakan pemilihan ini disertai keyakinan bahwa tugas ini pada hakekatnya merupakan amanah dari Tuhan YME yang harus dipertanggungjawabkan. (Red).













