Kedatangan Danrem 102/Pjg disambut dengan jajar kehormatan, tarian adat rampak gerbang, pencak silat, potong pantan dan prosesi adat dari istana kuning Pangkalan Bun.
Dalam kesempatan memberi pengarahan di hadapan para perwira dan anggota, Danrem 102/Pjg, mengaku sangat terkesan dengan dedikasi dan loyalitas prajurit 1014/Pbn yang terpancar dari semangat dan sorot mata yang penuh semangat. Selain memperkenalkan diri, Danrem menekankan beberapa hal.
“Sebagai prajurit komando kewilayahan, harus melaksanakan tupok TNI. Ingat TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat, TNI harus manunggal dengan rakyat. Hiduplah dengan mereka, karena rakyat Ibu kandung TNI,” tandasnya.
Lebih lanjut Danrem menambahkan, Dalam melaksanakan tupok, prajurit dan komandan satuan harus ada kesamaan irama. Semua unsur dalam satuan harus seirama dalam satu derap langkah.













