Lebih lanjut Danrem menegaskan, sudah saatnya dibuat terobosan sebagai upaya percepatan. Salah satunya adalah, membuat pos-pos vaksinasi di tempat-tempat publik seperti perbelanjaan, pusat kuliner, tempat olah raga, tempat ibadah dan pasar. Upaya yang selama ini berjalan, secara terpusat, perlu ditambah dengan pos-pos vaksinasi di tempat-tempat publik secara massif.
Hal ini merupakan upaya pro aktif untuk mendekatkan vaksinasi dengan masyarakat.
“Operasional pos-pos vaksinasi di ruang publik dilaksanakan berbasis sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, Polri, dinas serta instansi terkait dengan melibatkan dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta mitra dari media. Ingat, termasuk salah satu kunci keberhasilan adalah upaya kolaboratif antara Babinsa, babinkamtibmas dan para ketua RT/RW dalam mensosialisasi dan memobilisasi masyarakat, terutama vaksinasi dosis kedua,” tambah perwira tinggi dengan bintang satu di pundaknya.













