Untoro mengungkapkan, program-program pemberdayaan ekonomi yang berbasis pada potensi lokal dan kreativitas semacam itu menjadi bukti bahwa Persit mampu beradaptasi dengan dinamika zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai organisasi istri prajurit yang berdaya mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara.
Dengan sederet keberhasilan itu, Untoro mengajak, momentum HUT ke-79 dapat dijadikan sarana untuk lebih meningkatkan kapasitas diri dan berperan aktif dalam mendukung tugas suami, serta menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat sekitar.
Pamen TNI AD abituren Akmil 1998 itu pun berpesan, agar Persit selalu memegang teguh prinsip setia, ikhlas dan berani supaya menjadi pilar yang kokoh, pelita yang menerangi hati, serta benteng ketahanan keluarga dan bangsa.













