Dalam kesempatan itu, Danrem 012/TU Kolonel Inf Benny Rahadian, S.E., M.Han, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang solid antara pemerintah daerah, jajaran TNI, dan kelompok tani dalam upaya meningkatkan hasil pertanian. “Pagi ini kita menyaksikan hasil nyata dari kerja sama tersebut, dengan panen di lahan seluas 160 hektar yang mampu menghasilkan sekitar 3.821 ton Gabah Kering Panen (GKP),” ungkapnya.
Lebih lanjut, Danrem menekankan pentingnya kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram. “Penetapan harga ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga kestabilan ekonomi di sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga berharap dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah dan TNI dapat terus memotivasi para petani untuk berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan, khususnya di Kabupaten Nagan Raya. “Minimal kita bisa swasembada pangan di daerah, dan berkontribusi secara signifikan terhadap ketahanan pangan nasional, sesuai dengan program unggulan Presiden,” tambahnya.












