Usai menerima paparan, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Lanud Sultan Hasanuddin berperan aktif menjaga stabilitas wilayah udara, termasuk sebagai penyangga keamanan udara Ibu Kota Nusantara (IKN). “Untuk mendukung tugas tersebut Lanud Sultan Hasanuddin membutuhkan perluasan lahan sebagai mana idealnya pangkalan operasional,” ungkapnya.
Turut serta mendampingi Ketua BPK RI saat melaksanakan peninjauan diantaranya Irjenau Marsda TNI Jemi Trisonjaya, S.M. Tr.(Han)., M.I.Pol., Wadan Kodiklatau Marsda TNI Dr. Budhi Achmadi, M.Sc., Kadiskonsau Marsma TNI I Gede Widarma Suyasa, Irkoopsud II Marsma TNI Hermawan Widhianto, S.E., M.M., Dankosek II Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA., Direktur DJPKN VIII A Dr. Edy Witono S.E., M.M., Ak., CSFA, CertDA, CIISA, ERMAP., Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Novie Irawati Herni Purnama, S.E., M.Ak., CSFA, CFE, CFrA., Kasubdit DJPKN VIII A 4 Adianto Nugroho, S.E., Ak., Direktur Keuangan PT. Angkasa Pura Indonesia Yanindya Bayu Wirawan, Asset Management Group Head PT. Angkasa Pura Indonesia Kelik Hari Purwanto, Internal Audit Group Head PT. Angkasa Pura Indonesia Deni Krisnowibowo, Business Development Group Head PT. Angkasa Pura Indonesia Annang Setia Budhi, Asset Management Group Head PT. Aviasi Pariwisata Indonesia Farid Indra Nugraha. (Pen Hnd)









