Dijelaskan Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto bahwa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, prajurit TNI AU juga aktif dalam berbagai kegiatan teritorial seperti karya bakti, pembinaan potensi dirgantara, pemberdayaan wilayah pertahanan, hingga mendukung program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan.
“Sebagai bagian dari insan teritorial, keberadaan prajurit TNI AU di tengah masyarakat membawa nilai strategis dalam menciptakan stabilitas nasional yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara nasional yang professional,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Aspotdirga Kaskoopsudnas membacakan sambutan Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babin Podirga) yang berada di seluruh Indonesia merupakan ujung tombak kegiatan pembinaan potensi kedidgantaran di wilayahnya masing-masing. “Untuk mewujudkan Babin Podirga yang handal, Koopsudnas selalu berupaya untuk meningkatkan kemampuan teritorial melalui kegiatan pembekalan. “Kegiatan tersebut, diharapkan setiap personil Potdirga, mendapatkan peningkatan kemampuannya sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional,” ucapnya.









