Latihan yang digelar selama empat hari tersebut melibattkan Alutsista TNI AU meliputi pesawat tempur Sukhoi SU-27/30, Pesawat Boeing Intai 737-200, dan Pesawat Angkut C-130 Hercules. Kegiatan latihan mencakup berbagai skenario operasi udara meluputi Operasi Udara Intelijen Pengamatan dan Pengintaian, Operasi Udara Serangan Strategis, Operasi Udara Perlawanan, Operasi Mobilitas Udara dan Operasi Udara Khusus. Latihan ini juga melatih koordinasi satuan-satuan jajaran Lanud Sultan Hasanuddin dalam menyelenggarakan pentahapan operasi udara secara selaras dan sinergis.
Kegiatan Latihan Sriti Gesit ditutup dengan Operasi Udara Perlawanan berupa simulasi Ground Base Air Defence (GBAD) Penetration menggunakan Jet Tempur Sukhoi SU-27/30 yang bermanuver diatas langit Makassar. Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Danwing Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Pnb Hilman L. P Ambarita, M.M.S., Danwingko 2 Kopasgat, Kolonel Pas Agus Triono, S.E., Kadislog Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Tek Luqman Hakim, S.Pd., M.Int.Sy., Kadispotdirga Lanud Sultan Hasanuddin, Kolonel Pas I Komang Dony Ariyasa Wirayudha dan para Komandan Satuan serta seluruh penerbang dan navigator dari Lanud Sultan Hasanuddin. (Pen Hnd)